Resiko Ber-Online Shop; Sedikit Tips dari Penjual Olshop

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saya hampir 4 tahun menjalankan online shop di www.facebook.com/morotuman. Hingga sekarang saya masih jualan di situ. Sayangnya nama fanspagenya gak bisa diganti dengan Moro Tuman YK hiks.

Kenapa dari sekian banyak kemungkinan saya memilih berdagang online? 
Apakah karena low cost?

Sebenarnya memang benar low cost. Tapi peluang untuk lost-nya tinggi. Kalau dihitung-hitung online shop sebenarnya sama dengan buka lapak offline. Resiko tinggi ditipu pembeli karena tidak bisa bertemu langsung sangat tinggi. Selain itu juga resiko ditipu oleh supplier, biasanya bentuk penipuan selain menyelundupkan uang adalah produk yang dijual merupakan produk palsu atau produk tidak sesuai deskripsi. Adapun biaya bensin untuk bertemu pembeli langsung juga tidak bisa dibilang murah.

 ini fanspage online shop saya. kalau mampir jangan lupa di-like yah :D

Saya sudah mengalami mulai dari ditipu pembeli dan supplier, high cost bensin karena kudu COD di sana-sini yang menyita waktu, diomelin pembeli karena barang telat datang, tidak dipercaya pembeli, maupun kekurangan modal hingga saat ini. Tapi kekeh juga untuk terus jualan. Soalnya lumayan untuk nambahin uang jajan. Ehehehe. Meski sering diledekin teman-teman sih, "semua-semua aja kamu jual, pah!".

salah satu foto MABASA dari saya sendiri, berikut editingnya

Sehingga sekarang saya menetapkan beberapa prinsip untuk online shop saya yang sekarang bernama Moro Tuman Yk. Saya memberikan informasi sedetail mungkin untuk produk yang saya jual, salah satunya adalah foto produk langsung dari saya bukan supplier. Kemudian produk yang saya jual adalah ready stock dan sudah saya uji pada diri saya sendiri. Saya memberikan screen capture testimonial barang sampai atau testimonial tentang barang itu sendiri untuk verifikasi bahwa saya tidak menipu. Inilah prinsip saya, selain tidak menjual terlalu banyak barang. Harga yang saya patok mengikuti pasar normal. 

ini foto mainan tamagoci ready stock yang saya jual. kalau COD bisa dicoba langsung.

Saya sendiri menghindari spam promosi produk karena selain gak ada waktu buat ngespam, juga karena saya tidak kejar taget pendapatan. Saya rasa not spamming promosi ini juga baik untuk image online shop. Kesannya kita paham siapa sasaran konsumen kita. Saya juga fokus menggunakan ekspedisi www.wahana.com karena untuk beberapa daerah ongkos kirimnya lebih murah dari ekspedisi lain. Ketika ongkos kirim lebih murah, ini daya tarik tersendiri bagi online shop. Kekhasan produk yang dijual juga mempermudah memahami detail barang dan penghitungan pemasukan.

Ini testimoni dari pelanggan saya sendiri bukan dari supplier.

Saya fokus menjual 
snack makaroni MABASA sejak 2012, 
mainan Tamagoci Beta sejak 2013 
dan jamu Manjakani Kanza Aceh untuk kewanitaan sejak 2015 ini.

Kenapa saya nulis postingan ini? Harapannya selain teman-teman belajar untuk berhati-hati dalam belanja dan berjualan online juga sekalian promosi. Hahaha. Namanya juga dagang, gak ada yang mudah kawan. Apapun itu meski ada iming-iming pendapatan perhari yang tinggi.

Manjakani Kanza juga ready stock dan saya juga pakai hehehe

Online shop yang saya idolai adalah brand I Wear Up. Saya  sangat menyukai manajemen dagangnya brand dari Diana Rikasari ini dan mengikuti perkembangannya hingga sekarang. Saya suka mulai dari platform online shopnya hingga dagangannya juga hahaha. Semoga saya kelak bisa menjadi pengusaha kreatif seperti Diana!

Happy shopping!

NB:
Online shop saya juga ada blognya di www.morotuman.blogspot.com 
dan twitter di www.twitter.com/morotuman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit Catatan KKN di Jikotamo, Pulau Obi

Drama India dan Imajinasi Tentang Ibu Mertua

Remaja Perempuan dan Organisasi Desa: Cerita dari RW 55 Krapyak