Pengalaman Ikut Lomba Pramuka Bersama Perana SMANSA

Hey semuaa~ aku kangen beratss ama kalian para blogger Indonesia! Kali ini aku bawa oleh-oleh cerita dari Lomba Pramuka yang aku ikuti baru-baru ini. Nama Lomba Pramuka ini Galang Temu Tegak Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan 2010 (GTT RAD 2010) yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Solo (UMS).


Berhubung terlalu banyak yang bisa diceritakan (karena setiap detik dari kehidupan adalah sebuah cerita). Jadi, aku singkat aja ya! Hehee~



Lomba di RAD ini dibagi jadi 3 hari yakni 30 April, 1 Mei, dan 2 Mei 2010. Hari pertama diisi dengan pendirian tenda per kontingen yang dipisah antara kapling putra dan putri. Perempuan tangkas pendiri tenda untuk kontingen sekolahku, SMAN 1 Solo, adalah Lintang dkk. Trus ikut upacara pembukaan yang LAMAAAAAAAAAAAA BANJETS dan juga PANAAAAAAAAAAAAAAAAAASH SYAKALE! milkysmile Ga ada bedanya upacara ama sauna massal. Mana panitiannya bikin emoseee! Trus Lomba Pionering putra-putri yang ga zelas zekali peraturannya dibarengi Lomba Hasta Karya dan Lomba Karikatur.

Hari kedua diisi dengan mungut sampah jama’ah yang ga mutu, AD Night yang maksa, Lomba Pertolongan Pertama dengan nomor undian paling bontot, milkysmile dan Lomba Halang Rintang yang bikin deg-deg-ser. Masih dengan segenap perjuangan dan makian untuk panitia.

Hari ketiga adalah perjuangan terakhir kami! Ya, Lomba PBB dan Gerakan Variasi. Kita bukan DANSA, tapi kita BARIS-BERBARIS; gitu kata Mas Yoga nyemangati kita. Pre, Pro, dan Pra Lomba PBB penuh haru. Pada nangis, marah, seneng, sedih jadi satu dalam satu tetes air mata, peluh dan nafas kami yang tersengal-sengal. Dibanding pas pengumuman kejuaraan dimana kami bukan juara umumnya. milkysmile



Bagian seru:

  1. Guyon malam-malam remang-remang karena ga bawa lampu badai yang cukup pun korek buat nyalain lampu.
  2. Makan berjamaah pake tangan ga pake piring sambil bergosip ria. Cuma kami yang kemah ga bawa piring, gelas, sendok dan kompor.
  3. Nyemangatin Jarsi dan Ira pas Lomba Dhimas Diajeng. Meleleh lihat aksi si Jarsi, dan melongo lihat gaya Ira yang sungguh maksimal.
  4. Latihan PBB yang penuh keringat dan penuh semangat. Dan beberapa ons kencur yang setia menemani hingga akhir.
  5. Nepokkin nyamuk yang super ganas lalu ketawa setiap ingat aku yang bilang, “Aku kira itu losyen anti nyamuk, makanya aku olesin ke muka. Eh, ternyata itu minyak aroma terapi yang panasnya kaya neraka dunia..”
  6. Nyanyi dan sorak-sorai bareng-bareng sebagai pembuktian bahwa kami juga gila, hanya saja terlihat kalem haha!
  7. Ngerasani dan ingin misuhi panitia sampai titik darah penghabisan lomba. Ditemukan ular tanpa ada tindaklanjut adalah hal terbodoh.
  8. Langkah perlahan diiringi dengan lagu Indonesia Pusaka dan haru yang menyeruak di perjuangan terakhir.



Masih banyak lagi yang ingin aku certain dan kayaknya bakal jadi novel best seller kalo diterusin, haha. Kawan, perjuangan kita tak berhenti sampai di sini karena masih banyak tantangan lain yang harus kita taklukkan. Jadi, tetap semangat karena kemungkinan terbesar saat ini adalah memperbesar kemungkinan!

ini dia kusuma PERANA 10 yg lagi latihan PBB ;)


dan ini manggala PERANA 10 yg habis latihan PBB :D

ini aku sama Zuhri lagi latihan hapalan gerakan PBB :)

ini istana dari botol aqua yg dapet juara 2 lomba Hasta Karya, kawai!

ini langit senja ketika RAD

ahahahaha, makhluk narsis ini PERANA 10!



“hey, langkah panjang.. hari ini hari luar biasa.. hey, langkah panjang.. suara kita melayang di udara.. derap langkah nan gagah perkasa.. seirama dan satu suara.. sambil bernyanyi lagu hura-hura.. inilah kami PERANA NAN JAYA!”



SATU KATA DI BAWAH SATU LANGIT, SMANSA!
PERANA SMANSA, JAYA!



milkysmile Cheers, IPAH

Komentar

  1. Iehhhh asyik kyanya
    gw inget pas wktu pbb ntu

    Jalan kiri....
    Jalan kanan....
    Jalan-jalan yuk....

    BalasHapus
  2. ahhahahaha ~ SEMANGAAAAT! susye ye ternyate belajar PBB :D

    BalasHapus
  3. ya ampun saya kangen PRAMUKA!!!!
    hahahaha

    BalasHapus
  4. Inget jaman dahulu, begitu bangganya mengenakan baju pramuka. Sekarang dah jarang melihatnya.....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit Catatan KKN di Jikotamo, Pulau Obi

Drama India dan Imajinasi Tentang Ibu Mertua

Remaja Perempuan dan Organisasi Desa: Cerita dari RW 55 Krapyak